bkmadrasah.com - Kepala Kantor Kemenag Kab. Lamongan. H. Fauzi mengambil sumpah dan melantik Pejabat kepala Madrasah di lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Senin (20/12). Salah satu kepala madrasah yg di lantik ialah. Purnomo, M. Pd. sebagai kepala MAN 2 Lamongan.
Kesimpulan para nara sumber bahwa asesmen adalah cara penilaian terhadap mutu setiap madrasah, dan kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar siswa yg mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) dan kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. info - info tadi diperoleh berasal tiga instrumen primer, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, serta Survei Lingkungan Belajar.
Lebih lanjut sebagai kepala MAN 2 Lamongan baru Purnomo. M. Pd. bertekat untuk menaikkan mutu MAN 2 Lamongan salah satunya dengan memfasilitasi sebanyak mungkin prestasi peserta didik di tingkat daerah sampai pada tingkat international. Purnomo. M. Pd. lebih mengutamakan prestasi peserta didik dengan tujuan ke depan lulusan MAN 2 Lamongan dapat di terima sebesar mungkin di Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Swasta Favorit.
Purnomo. M. Pd. menyebutkan dalam sasaran tersebut kiprah guru Bimbingan dan Konseling sangat signifikan. Guru Bimbingan dan Konseling memiliki tugas layanan Peminatan peserta didik yaitu suatu proses pengambilan pilihan serta keputusan oleh peserta didik dalam bidang keahlian atau Studi lanjut/karier yang berdasarkan atas pemahaman potensi diri dan peluang.
Purnomo. M. Pd. akan membimbing, berkolaborasi serta juga memberikan kiprah sebesar mungkin terhadap guru Bimbingan dan Konseling buat membantu peserta didik untuk mencapai studi lanjut. Dengan peran guru BK yang profesional diharapakan dapat meningkatkan jumlah peserta didik MAN 2 Kab. Lamongan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta (PTS/PTS) Favorit dan selanjutnya bisa menaikkan mutu MAN 2 Lamongan. (che)
Setelah di lantik menjadi kepala MAN 2 lamongan, Purnomo, M. Pd. langsung bertugas menjalankan amanah dengan menyelengarakan workshop AKM pada Kamis 23 Desember 2021 dengan pemateri dari pengawas tingkat menengah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan. Drs. H. Luthfi, M.Pd. dan H. Mahmud, S. Pd. Juga diundang Ibu Joan Hesti Gita Purwasih, M, Si, Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang menjadi narasumber utama.
Workshorp Desain Pembelajaran MAN 2 Lamongan |
Sebagai kepala MAN 2 Lamongan yang baru Purnomo, M. Pd. memahami Assesment Kompetensi Minimum (AKM) ialah penilaian kompetensi mendasar yang diharapkan semua peserta didik pada mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif di lingkungan masyarakat sekitarnya.
Kesimpulan para nara sumber bahwa asesmen adalah cara penilaian terhadap mutu setiap madrasah, dan kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar siswa yg mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) dan kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. info - info tadi diperoleh berasal tiga instrumen primer, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, serta Survei Lingkungan Belajar.
Kolaborasi dengan Guru Bimbingan dan Konseling
Lebih lanjut sebagai kepala MAN 2 Lamongan baru Purnomo. M. Pd. bertekat untuk menaikkan mutu MAN 2 Lamongan salah satunya dengan memfasilitasi sebanyak mungkin prestasi peserta didik di tingkat daerah sampai pada tingkat international. Purnomo. M. Pd. lebih mengutamakan prestasi peserta didik dengan tujuan ke depan lulusan MAN 2 Lamongan dapat di terima sebesar mungkin di Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Swasta Favorit.
Purnomo. M. Pd. menyebutkan dalam sasaran tersebut kiprah guru Bimbingan dan Konseling sangat signifikan. Guru Bimbingan dan Konseling memiliki tugas layanan Peminatan peserta didik yaitu suatu proses pengambilan pilihan serta keputusan oleh peserta didik dalam bidang keahlian atau Studi lanjut/karier yang berdasarkan atas pemahaman potensi diri dan peluang.
Purnomo. M. Pd. akan membimbing, berkolaborasi serta juga memberikan kiprah sebesar mungkin terhadap guru Bimbingan dan Konseling buat membantu peserta didik untuk mencapai studi lanjut. Dengan peran guru BK yang profesional diharapakan dapat meningkatkan jumlah peserta didik MAN 2 Kab. Lamongan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta (PTS/PTS) Favorit dan selanjutnya bisa menaikkan mutu MAN 2 Lamongan. (che)